Mana Dimana Kursi Saya?

Posted by Unknown Monday, October 15, 2012 5 comments
Sebelum perkuliahan dimulai, seperti biasa sebagian besar mahasiswa berkumpul di depan kelas menunggu kedatangan dosen yang akan mengajar. Entah sekedar berbincang-bincang, mendengarkan musik, membaca (jarang sekali saya temukan), atau mengerjakan pekerjaan rumah (lebih tepatnya pekerjaan kampus). Saat sang dosen tiba, semuanya serentak angkat kaki dan bergegas adu kecepatan untuk mencari posisi duduk yang tepat.

Termasuk hari ini. Satu per satu mahasiswa memasuki ruangan dan menduduki setiap kursi yang kosong. Namun hal lucu terjadi saat beberapa mahasiswa yang antre di barisan belakang tidak kebagian kursi. No problem, pinjam kursi nganggur aja dari kelas sebelah. Sang dosen pun tidak menghiraukan hal “lumrah” tersebut dan perkuliahan segera dimulai.

Beberapa saat kemudian, sekumpulan mahasiswa bernasib malang tersebut datang dengan tangan hampa. Ternyata di kelas sebelah pun tidak ada kursi yang kosong. Harus kemana lagi? Namun salahsatu dari mereka memiliki inisiatif untuk membawa kursi yang ada di luar kelas. Kursi ini biasanya difungsikan sebagai tempat tunggu, bentuknya seperti kursi di halte bus. Tidak memiliki papan tumpu sebagai tempat menulis layaknya kursi belajar. Lah kok? Apakah layak kursi tersebut dipakai untuk belajar? Layak nggak layak yang penting bisa duduk lah. Kira-kira suasananya seperti ini.

dimana kursi saya?

Suasana kelas seketika gemuruh saat kursi tersebut dibawa ke dalam kelas. Gelak tawa dan celotehan-celotehan yang nyeleh dari mahasiswa lain pun bertebaran. 
  • “Wah, bayar Rp. xxx ,- tuh dapetnya kursi ini toh? ”
  • “Mas, bisnya belum dateng yah? ”
  • “Antrean nomor sekian silahkan maju ke depan”
  • “Manfaatkan fasilitas yang ada saja, bung”
  • “Lesehan lebih enak daripada pake kursi itu kayanya”
Pemandangan seperti ini sangat tidak enak dipandang. Ketersediaan kursi berbanding terbalik dengan jumlah mahasiswa. Entah kursinya yang kurang atau jumlah mahasiswanya yang lebih? Jika dideskripsikan dalam sebuah persamaan, kira-kira seperti ini.
perkuliahan yang efektif

Masalah seperti ini seringkali dianggap sepele. Namun jika tetap dibiarkan, akan mengganggu aktivitas perkuliahan. Seyogyanya dicari solusi agar perkuliahan tetap berjalan optimal dan efektif. Bisa dengan menambah ketersediaan kursi atau mengurangi jumlah mahasiswa per kelas sesuai dengan persamaan di atas. Ini cerita kampusku, apa cerita kampusmu?
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Mana Dimana Kursi Saya?
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://rickysnapshot.blogspot.com/2012/10/kekurangan-kursi-saat-kuliah.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

5 comments:

ramdhan said...

Jiah jadi d tulis wkwkwkwkkww
quotes na koplak2

Anonymous said...

itu yg mau nyebrang liat kanan kiri gan haha

Anonymous said...

unikom sepertinya mah

Riky Lutfi Hamzah said...

haha eta salahsatuna aya quote nt teu dan? hahaha

Riky Lutfi Hamzah said...

hahaha halte banget gan suasananya. :)

Post a Comment

Terimakasih telah mengunjungi Ricky Snapshot, silahkan komentar di bawah.